Asuhan Keperawatan Pada Ny.K Dengan Risiko Ketidakefektifan Perfusi Jaringan Cerebral Menggunakan Terapi Murottal Al-Qur’an Terhadap Tekanan Darah Ibu Hamil Dengan Preeklampsia
Keywords:
Al-Quran murottal therapy, pregnant women, preeclampsiaAbstract
Latar Belakang : preeklampsia merupakan sindrom yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah dan proteinuria yang muncul ditrimester kedua kehamilan yang selalu pulih diperiode postnatal. Faktor yang mempengaruhi kematian ibu yaitu di dominasi oleh perdarahan, gangguan hipertensi, sepsis dan aborsi sehingga sangat membahayakan ibu maupun janin. Salah satu metode penyembuhannya yaitu dengan mendengarkan bacaan Al- Qur’an (murottal).
References
Mamlukah, Kumalasari, I., & Setiadi, R. (2020). Yoga Antenatal dan Terapi Murottal Al-quran Menurunkan Kecemasan dan Tekanan Darah Wanita Berisiko Preeklamsia. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 410-420.
Mulyadi, E. (2020). Pengaruh Musik Suara Alam Terhadap Tekanan Darah Ibu hamil di Polindes Pagar Batu Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep. Jurnal Kesehatan "Wiraraja Medika".
Kartini, Fratidhina, Y., & Kurniyati, H. (2016). Pengaruh Mendengarkan Murottal Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Ibu Hamil Preeklamsi di RSIA PKU Muhammadiyah Tanggerang. JKFT, 45-46.
Wahyuni, S., Badriah, & Cahyati , Y. (2021). Effect Of Murotal Therapy On Blood Pressure Of Pregnant Women. JNC.
Pedak, M. (2009). Mukjizat terapi Qur’an. Jakarta: Wahyumedia.
Melati, P., Irvani, Y. D., & Zulfitri, R. (2021). Efektivitas Terapi Murottal Al-qur'an terhadap Tekanan Darah Ibu Hamil dengan Hipertensi. Jurnal Ners Indonesia.
Fauzan, N., & Abidin, N. A. (2017). The Effects of Neurotherapy (NFT) Using Ayatul Kursi as Stimulus on Memory Performance. Journal of Islamic, Social, Economics, and Development.
Abdurrahman, A. P. (2008). Murotall Al-Qur’an Alternatif Terapi Suara Baru. Jurnal.
Astawan, M., & Leomitro, A. (2009). Khasiat Whole Grain. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Abdurrahman, A. P. (2008). Murotall Al-Qur’an Alternatif Terapi Suara Baru. Jurnal Prosidding Seminar Nasional Sains dan Teknologi-II.
WHO. (2015). Sustainable Development Global solutions Network (SDGs). Jakarta: United Nation.
RI, Kemenkes. (2014). Profil Kesehatan RI. Jakarta.
Saraswati, N., & Mardiana. (2016). Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Preeklamsia Pada Ibu Hamil. Unnes Journal of Public Health, 90-99.
Widiastuti, A., Rusmini, Mulidah, S., & Haryati, W. (2018). Terapi Dzikir dan Murottal Untuk Mengurangi Kecemasan Pada Preeklamsi ringan. Jurnal LINK.
Mahdiyah, D., Yunita, L., & Helvina, E. (2015). Gambaran Kandungan Protein Dalam Urin Pada Ibu Bersalin Dengan Preeklamsi Di RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Dinamika Kesehatan, 80-86.
Bothamley, J., & Mauren, B. (2012). Patofisiologi Dalam Kebidanan. Jakarta: ECG.

