Penerapan Inhalasi Sederhana Menggunakan Daun Mint Terhadap Ketidakbersihan Jalan Nafas Pada Keluarga Ny. A Dengan TB Paru
Keywords:
Simple Inhalation, Mint Leaves, Pulmonary TuberculosisAbstract
Tuberculosis is an infectious disease caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis by infecting the lungs and other organs in the body. Simple inhalation or evaporation method by giving mint leaf aroma therapy can be a solution to reduce shortness of breath. Case study of nursing care with pulmonary tuberculosis in the family of Mrs. A against airway obstruction through the application of simple inhalation with mint leaves for 3 days Complementary therapy with simple inhalation using mint leaf aromatherapy given for 3 days showed a decrease in respiratory frequency and dyspnea in patients with pulmonary tuberculosis.
References
Irwan, 2017, Epidemiologi Penyakit Menular. Absolute Media: Yogyakarta
Widoyono, 2011, Penyakit Tropis: Epidemiologi, Penularan, Pencegahan & Pemberantasan. Jakarta: Erlangga.
Nurarif. H, dkk, 2015, Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis dan Nanda NIC-NOC, Edisi Revisi Jilid 1, 2, 3. Yogyakarta: Mediaction Jogja.
Anna Uyainah, dkk, 2014, Spirometri, Jakarta: Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI RSCM. Vol. 1 No. 1.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2018, Info Data Infomasi Tuberkulosis 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kumboyono, 2011, Perbedaan Efek Penyuluhan Kesehatan Menggunakan Media Cetak Dengan Media Audio Visual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pasien Tuberculosis. Jurnal Ilmu Kesehatan Keperawatan, 7(1).
Nugroho, R., A., 2011. Studi Kualitatif Faktor Yang Melatarbelakangi Drop Out Pengobatan Tuberkulosis Paru. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 83- 90.
Lusianah., Indriyani, E D & Suratun, 2012. Prosedur Keperawatan. Jakarta: TIM.
Amelia, Sherly., Oktarina, Rona., &. Riko Astuti, 2018, Aromaterapi Peppermint Terhadap Masalah Keperawatan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas Anak Dengan Bronkopneumonia. Research of Education and Art Link in Nursing Journal, 1(2):77–83.

