Asuhan Keperawatan pada Ny. N dengan Diagnosis Diabetes Melitus Melalui Intervensi Terapi Relaksasi Otot Progresif

Authors

  • Desty Kartika Atni Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia, 70714
  • Endang Pertiwiwati Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia, 70714

Keywords:

Diabetes Mellitus, Gula Darah, Relaksasi Otot Progresif

Abstract

Berdasarkan data Puskesmas Karang Intan 2, diabetes melitus termasuk dalam 10 penyakit terbanyak dalam satu bulan terakhir. Hal ini disebabkan oleh gaya hidup yang kurang sehat dan minimnya pemeriksaan kesehatan. Salah satu terapi nonfarmakologis untuk diabetes melitus adalah relaksasi otot progresif (ROP), yang dapat menekan hormon pemicu peningkatan gula darah. Penelitian ini bertujuan menggambarkan hasil intervensi ROP pada Ny. N. Klien diberikan terapi selama 7 hari, 15–30 menit per sesi. Hasil menunjukkan penurunan kadar gula darah setiap hari. ROP membantu menekan sekresi ACTH, menghambat kortisol, dan meningkatkan pemakaian glukosa oleh sel.

References

Adhani R. Karies gigi di masyarakat lahan basah. Malang: MNC Publishing; 2022.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Rencana induk penelitian 2020–2024. Banjarmasin: Universitas Lambung Mangkurat; 2020.

Rissa MM, Setiani R, Maulida L, Yuliasari R. Edukasi diabetes mellitus dan cara penggunaan obat antidiabetes sebagai upaya pencegahan penyakit degeneratif. Selaparang: J Pengabdi Masy Berkemajuan. 2022;6(1):293.

Fandinata SS, Ernawati I. Management terapi pada penyakit degeneratif. Gresik: Penerbit Graniti; 2020.

Saras PA, Purwono J, Pakarti AT. Penerapan relaksasi otot progresif terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Cendikia Muda. 2022;2(3):383–90.

Anisah A, Tanjung AI, Iting I. Pengaruh latihan relaksasi otot progresif terhadap kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Suka Makmur. Mahesa: Malahayati Health Student J. 2023;3(1):203–13.

Dinas Provinsi Kalsel. Jumlah penderita penyakit diabetes melitus. Banjarmasin; 2023.

Fitri MZ, Islahuddin M. Pengaruh lama penyatuan dan sambung sistem kaki ganda terhadap pertumbuhan bibit durian (Durio zibethinus, L.) di Kabupaten Jember. J Ilmu-Ilmu Pertanian Agritrop. 2018;16(2).

Azizah S, Novrianti I. Pharmacotherapy of diabetes mellitus. JOPS (J Pharm Sci). 2022;5(2):80–91.

Dewi ENS, Suriadi, Nurfianti A. Pengaruh latihan relaksasi otot progresif terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kecamatan Pontianak Selatan. J Proners. 2019;4(1):3–17.

Anggraini A. Hubungan antara pola makan dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2: literature review. 2022;3(3).

Sari SW, Adelina R. Apakah pola makan menjadi faktor dominan kejadian diabetes melitus tipe 2 di Indonesia? J Pangan Kesehatan Gizi. 2020;1(1):54–63.

Delfina S, Sari DP, Hasanah N, Fitriani Y. Analisis determinan faktor risiko kejadian diabetes melitus tipe 2 pada usia produktif. J Kesehatan Tambusai. 2021;2(4):141–51.

Meilani R, Alfikrie F, Purnomo A. Efektivitas relaksasi otot progresif terhadap kadar gula darah: penelitian quasi eksperimen pada penderita diabetes melitus tipe 2 usia produktif. Borneo Nurs J (BNJ). 2020;2(2):22–9.

Putriani D, Setyawati D. Relaksasi otot progresif terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Pros Semin Nas Mahasiswa Unimus. 2018;1:135–40.

Permata Sari D, Pardosi S, Annisa R. Progressive muscle relaxation effective on lowering blood glucose on diabetes melitus patients type II. J Mitra Rafflesia. 2022;14.

Rosyid FN, Hudiawati D, Kristinawati B. Peningkatan pengetahuan dan upaya pencegahan diabetes melitus melalui pendidikan kesehatan. J-ADIMAS (J Pengabdi kepada Masy). 2019;7(2):91–4.

Downloads

Published

2025-04-30

How to Cite

1.
Atni DK, Pertiwiwati E. Asuhan Keperawatan pada Ny. N dengan Diagnosis Diabetes Melitus Melalui Intervensi Terapi Relaksasi Otot Progresif. NPJ [Internet]. 2025 Apr. 30 [cited 2026 Oct. 4];7(2):161-8. Available from: https://www.nerspedia.ulm.ac.id/index.php/nerspedia/article/view/396

Issue

Section

Articles